← Back to Karya

101 Essays That Will Change The Way You Think

· #thesupperbookreview ·

101 Essays That Will Change The Way You Think
101 Essays That Will Change The Way You Think
by Brianna Wiest
★★★★½ 4.5/5

#thesupperbookreview — this is our newest segment, where members of TSBC share their reflections and reviews on the books they've been reading — a calm space to exchange thoughts, linger on words, and appreciate the quiet companionship of stories.

101 Essays That Will Change The Way You Think Penulis: Brianna Wiest Rating: 4.5/5

Essai-essai pendek ini nyaman banget buat dibaca di tengah kehidupan yang serba cepat. Setiap tulisan terasa ringan, dan bisa dibaca kapan saja tanpa harus urut. Bahasanya sederhana, to the point, dan cocok buat pembaca yang ingin berpikir tanpa merasa sedang "dipaksa introspeksi". Rasanya seperti punya teman yang bisa diajak ngobrol santai tentang hal-hal serius.

Buku ini juga relatable banget, terutama untuk pembaca di usia 20-an yang masih mencari arah dan jati diri. Banyak esai yang membahas soal keraguan, rasa takut gagal, dan kehilangan, self-improvement. Semua disampaikan dengan nada yang tenang dan jujur dan tidak menghakimi.

Yang menarik, buku ini nggak cuma bicara tentang kehidupan pribadi, tapi juga tentang hubungan dengan orang-orang di sekitar, tentang cinta, kehilangan, keluarga, dan teman-teman yang datang dan pergi. Banyak refleksi yang membuat pembaca menyadari betapa besar pengaruh orang lain terhadap cara kita melihat diri sendiri.

"Kecemasanmu merupakan perlawananmu terhadap proses, upaya terakhirmu atas kendali yang makin lama makin kausadari tidak kaumikili."

Kutipan ini bikin berpikir bahwa rasa cemas bukan berarti lemah, tapi tanda bahwa seseorang sedang belajar menerima hal-hal yang nggak bisa dikendalikan.

"Warna merah yang melimpah takkan pernah menciptakan warna biru. Kenikmatan-kenikmatan takkan pernah membuatmu utuh."

Salah satu kutipan yang menarik banget, ini sederhana tapi dalam, mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati nggak datang dari hal-hal yang nikmat saja, namun hal negatif juga kadang membantu kita untuk mencari pemahaman dan keseimbangan hidup.

So far, this is a MUST READ!

Bagikan / Share

Suka tulisan ini? Ikuti @thesupperbookcult untuk info gathering selanjutnya.

Reading Options